Kerja Sama Singapura-China Kembangkan Proyek Penyimpanan Energi Surya di Indonesia
Perusahaan Singapura Equator Renewables Asia (ERA) dan anak perusahaan China National Nuclear Corporation, CRE International (CREI), baru-baru ini menandatangani perjanjian kerangka kerja untuk bersama-sama mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga surya 900 MW dan sistem penyimpanan energi baterai (BESS) 1,2 GWh di Kepulauan Riau, Indonesia. Sebanyak 400 MW AC akan dikirim ke Singapura melalui kabel bawah laut. CREI bertanggung jawab atas investasi, konstruksi, dan operasi sisi pembangkit, sementara ERA bertanggung jawab atas transmisi dan koordinasi pengadaan. Proyek ini dijadwalkan selesai pada 2029 dan merupakan salah satu dari 6 perusahaan berlisensi yang disetujui oleh Otoritas Pasar Energi Singapura (EMA) untuk mengimpor listrik bersih. Singapura berencana mengimpor sekitar 6 GW listrik rendah karbon pada 2035 untuk memenuhi sepertiga kebutuhan energi nasional guna mencapai target emisi nol bersih pada 2050.
Proyek Gasifikasi Batubara Indonesia Kemungkinan Gunakan Teknologi China
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Selesaikan Pemetaan Tambang Ilegal, Targetkan Lima Hotspot Emas
90% Proyek Hilirisasi Indonesia hingga 2040 Berasal dari Sektor Pertambangan
Menteri Keuangan Indonesia Tindak Tegas Impor Ilegal, Perintahkan Bea Cukai Lacak Sumbernya
Indonesia dan China Tandatangani 9 Perjanjian Perdagangan
Selama Indonesia Trade Expo (TEI) 2025, Indonesia dan China menandatangani 9 perjanjian kerja sama perdagangan dalam forum bisnis "Peluang Perdagangan dan Investasi Strategis Indonesia-China". 360 pengusaha China berpartisipasi dalam forum ini. Bidang kerja sama utama meliputi energi hijau, pembangkit listrik dari sampah, ekosistem mobilitas otomotif, sistem pemberian pakan akuakultur cerdas, serta pengadaan kopi Indonesia. Duta Besar Indonesia untuk China menyatakan bahwa hubungan kedua negara telah ditingkatkan ke tingkat tertinggi kemitraan strategis komprehensif. Forum ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama perdagangan, mendorong arus investasi, dan membuka peluang kerja sama baru.
Indonesia Menawarkan 50 Proyek Jalan Strategis Nasional kepada Investor
Menteri Pekerjaan Umum baru-baru ini mengumumkan bahwa akan menawarkan 50 proyek jalan strategis nasional (PSN) kepada investor melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Proyek-proyek ini termasuk jalan tol lintas regional yang bertujuan untuk mengembangkan jaringan transportasi nasional. Proyek-proyek ini mencakup beberapa provinsi, termasuk wilayah di luar Jawa seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali. Beberapa proyek utama termasuk jalan Serang-Panimbang di Banten, jalan Pandaan-Malang di Jawa Timur, jalan Manado-Bitung di Sulawesi Utara
Era Emas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di Indonesia, 120 Perusahaan Berebut
Industri pembangkit listrik tenaga sampah (WtE) di Indonesia memasuki era emas. Pada 10 Oktober, Presiden Prabowo menandatangani Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025, yang diumumkan secara resmi pada 14 Oktober dan langsung mengaktifkan industri ini. Sudah ada 120 perusahaan yang mendaftar untuk berpartisipasi,其中54家是国际企业,涵盖中国、日本、新加坡、德国、荷兰等国。 Perubahan utama dalam perpres ini adalah penyesuaian model bisnis pembangkit listrik tenaga sampah, dari sebelumnya "dua sumber pendapatan" (penjualan listrik + subsidi pemerintah atau biaya pembuangan sampah) menjadi PLN sebagai satu-satunya pembeli listrik dengan harga tetap 0,2 dolar AS per kWh dan kontrak 30 tahun, serta semua tender dan koordinasi proyek ditangani oleh lembaga investasi negara Danantara.
Lebih dari Seratus Perusahaan Berpartisipasi dalam Proyek Pembangkit Listrik Sampah Indonesia, Tahap Awal Beroperasi Akhir Tahun
Badan Investasi Nasional Danantara mengumumkan bahwa proyek pembangkit listrik sampah nasional telah menarik partisipasi lebih dari 100 perusahaan domestik dan asing yang membentuk 70 konsorsium. Total investasi proyek ini mencapai 91 triliun rupiah, direncanakan dilaksanakan di 33 kota, dengan tahap awal mencakup 10 kota utama seperti Jakarta dan Bandung. Setiap pabrik memproses 1.000 ton sampah per hari, mengubahnya menjadi energi terbarukan. Presiden Prabowo telah menandatangani Peraturan Presiden No. 109 Tahun 2025 untuk memberikan jaminan hukum. Proyek ini bertujuan mengatasi masalah pengelolaan sampah perkotaan Indonesia (pada 2023 hanya 39% sampah nasional yang
Indonesia Larang Total Ekspor Logam Tanah Jarang
Pemerintah Indonesia mengumumkan larangan total ekspor semua logam tanah jarang dan produk sampingannya. Larangan ini ditandatangani oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, bertujuan untuk merealisasikan instruksi Presiden Prabowo dalam memperkuat kendali negara atas sumber daya strategis. Sumber daya logam tanah jarang Indonesia terutama terdapat sebagai produk sampingan dari penambangan timah (seperti monasit, xenotim), yang mengandung 17 jenis elemen tanah jarang. Di antaranya, permintaan untuk bahan magnet permanen seperti Neodimium (Nd) dan Praseodimium (Pr) menyumbang lebih dari 60% konsumsi global. Badan Industri Mineral yang baru dibentuk pada Agustus akan memimpin pengolahan bernilai tambah logam tanah jarang, dengan prioritas pengembangan oleh BUMN di area yang belum memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP).
Indonesia Mulai Tender Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
Badan Pengelola Investasi Nasional (BPI) Danantara akan memulai tender terbuka proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) pada awal November 2025, dan CEO-nya berjanji untuk memastikan proses transparan. Proyek ini bertujuan mengatasi masalah penumpukan sampah di kota-kota besar dan mendorong transisi energi, dengan target operasi komersial pada tahun 2028. Pemerintah akan merevisi Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018, dengan menetapkan harga listrik tetap di angka 20 sen dolar AS per kWh (dari usulan awal 22 sen), menghapus biaya penanganan sampah (tipping fee) oleh pemerintah daerah, dan mengalihkannya ke Perusahaan Listrik Negara (PLN
11 Perusahaan Indonesia Ditangguhkan Izin Ekspor Sarang Burung Walet oleh China
Bea Cukai China baru-baru ini secara sepihak menerapkan standar baru kandungan aluminium pada produk sarang burung walet (≤100 mg/kg), menyebabkan 11 perusahaan ekspor Indonesia ditangguhkan izin perdagangan ke China. Otoritas Karantina Pertanian Indonesia menyatakan bahwa standar ini tidak melalui konsultasi kedua belah pihak dan akan berdampak signifikan pada industri sarang burung walet Indonesia. Dalam jangka pendek, pemerintah akan melakukan audit keamanan pangan terhadap 9 perusahaan, hasilnya sedang diperiksa oleh Bea Cukai China; bersamaan dengan itu, dilakukan pengujian kandungan aluminium sebelum ekspor (menggunakan metode ICP-MS standar nasional China) dan menyusun proses standardisasi pengumpulan bahan baku sarang burung walet. Saat ini telah selesai pengujian kandungan aluminium pada 880 sampel sarang burung walet (