Pada tahun 2024, nilai impor Indonesia mencapai 235,2 miliar dolar AS, meningkat 5,42% dari 221,9 miliar dolar AS pada tahun 2023. Impor migas mencapai 36,28 miliar dolar AS, dan impor non-migas mencapai 198,9 miliar dolar AS. Sepuluh negara asal impor terbesar Indonesia pada tahun 2024 adalah China, Singapura, Jepang, Amerika Serikat, Malaysia, Australia, Thailand, Korea Selatan, Vietnam, dan India. Nilai impor dari sepuluh negara ini pada tahun 2024 meningkat 12,3 miliar dolar AS atau 7,59% dibandingkan tahun 2023, dan kontribusinya terhadap total impor Indonesia naik dari 72,91% pada tahun 2023 menjadi 74,41% pada tahun 2024. Pada tahun 2024, ekspor China ke Indonesia mencapai 73,8 miliar dolar AS, menyumbang 31,4% dari total impor Indonesia, menjadikan China sebagai sumber impor terbesar. Dibandingkan tahun 2023, ekspor China ke Indonesia tumbuh 16,51% (10,5 miliar dolar AS), dan volume ekspor meningkat 19,25% (6,9 juta ton). Komoditas impor utama meliputi mesin dan suku cadang senilai 17,5 miliar dolar AS, naik 17,47% year-on-year; peralatan listrik dan suku cadang senilai 14,6 miliar dolar AS, naik 7,48%; besi dan baja senilai 3,7 miliar dolar AS, naik 19,05%; plastik dan produk plastik senilai 3,6 miliar dolar AS, naik 27,35%; kendaraan dan suku cadang senilai 3,2 miliar dolar AS, naik 57,53%. Sementara itu, impor dari Singapura mencapai 21,5 miliar dolar AS (9,16%), dari Jepang 14,98 miliar dolar AS (6,37%).