Selamat atas HUT ke-2 Perhimpunan Pengusaha Jiangsu Indonesia
rnrnPada tanggal 13 Juli 2024, perayaan HUT ke-2 Perhimpunan Pengusaha Jiangsu Indonesia diselenggarakan dengan meriah di Sun City Jakarta. Dalam dua tahun terakhir, Perhimpunan Pengusaha Jiangsu Indonesia telah menjalankan misinya untuk mendorong perkembangan perusahaan Jiangsu di Indonesia, terus memajukan pertukaran dan kerja sama antar perusahaan anggota, serta meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan antara Jiangsu dan Indonesia. rnrnPada acara perayaan ini, Ketua Perhimpunan Pengusaha Jiangsu Indonesia, Bapak Guo Jiehong, Ketua Umum Kamar Dagang Tionghoa Indonesia, Bapak Zhang Jinxiong, dan Kepala Perwakilan China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) di Indonesia, Bapak Li Feng, masing-masing menyampaikan sambutan. Ketua Guo memperkenalkan pencapaian perhimpunan selama dua tahun dan rencana pengembangan ke depan, sementara Bapak Li Feng
Hak Guna Usaha Tanah Ibu Kota Baru Indonesia Mencapai 190 Tahun
Panduan Kerja Sama Investasi Luar Negeri - Indonesia Edisi 2023
Ibu Kota Nusantara (IKN) telah menerima 421 surat minat investasi
Industri farmasi Indonesia masih sangat bergantung pada bahan baku impor
Kementerian Luar Negeri Tanggapi Pengenaan Tarif Tinggi Indonesia atas Barang Tiongkok
Seorang wartawan bertanya bahwa beberapa media baru-baru ini melaporkan apa yang disebut Indonesia akan mengenakan tarif tinggi pada barang impor dari Tiongkok. Menteri Koordinator Luhut, yang mengetuai kerja sama Indonesia dengan Tiongkok, baru-baru ini memberikan klarifikasi publik, mengatakan bahwa Tiongkok adalah mitra strategis perdagangan dan investasi terpenting Indonesia, dan kedua negara memiliki nasib yang sama. Di tengah situasi internasional yang tidak stabil saat ini, Indonesia tidak akan secara membabi buta mengikuti 'memihak'. Menteri Perdagangan Indonesia Zulkifli juga mengatakan dalam wawancara bahwa Kementerian Perdagangan Indonesia sedang melakukan penyelidikan remedial perdagangan untuk 7 produk seperti keramik, tekstil, dan akan memutuskan apakah akan mengenakan tarif berdasarkan hasil penyelidikan. Pengenaan tarif pengaman berlaku untuk semua negara, tidak
Perusahaan BUMN Tiongkok Terkemuka Bantu Pengembangan AI di Indonesia
Pada 5 Juli, selama Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (WAIC) 2024, China Mobile mengadakan forum ekologi dengan tema 'AI Memberdayakan, Menciptakan Masa Depan'. Dalam forum tersebut, China Mobile dan Grup Sinar Mas Indonesia secara resmi menandatangani perjanjian pendirian Laboratorium Bersama Kecerdasan Buatan, yang akan semakin memperdalam kerja sama kedua negara di bidang teknologi cerdas. Wakil Presiden China Mobile, Gao Tongqing, dan Ketua Dewan Direksi Sinar Mas DSS, Krisnan Cahya, menghadiri upacara penandatanganan. Laboratorium bersama akan fokus pada model baru inovasi kolaboratif perusahaan multinasional, mekanisme baru pengembangan talenta, dan ekosistem baru kolaborasi penelitian-industri, dengan mengandalkan model besar 'Jiutian' milik China Mobile.
Menteri Ketenagakerjaan Indonesia Apresiasi Perusahaan Tiongkok yang Patuh pada Regulasi Indonesia
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) memberikan apresiasi kepada Huawei atas kepatuhannya terhadap regulasi yang berlaku selama 24 tahun beroperasi di Indonesia. Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan Presiden Global Government Affairs Huawei di Shenzhen, Tiongkok, beberapa waktu lalu. Kinerja ini dapat dilihat dari salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Huawei, yaitu mempekerjakan lebih dari 90% tenaga kerja lokal Indonesia yang merupakan lulusan terbaik dari perguruan tinggi Indonesia. Huawei juga berperan aktif dalam peningkatan keterampilan dan kemampuan sesuai standar industri. Selain itu, saat bertemu dengan Presiden Global Human Resources Departemen Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) Huawei, ia
Stok Cabai Merah Indonesia Akan Berada di Posisi Rendah
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Produk Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan bahwa stok cabai merah besar Indonesia berada pada posisi kritis rendah, dan situasi ini diperkirakan akan berlangsung hingga September 2024. Ia menyatakan bahwa stok cabai merah besar di Indonesia pada bulan ini berada dalam posisi kritis karena stok dalam negeri sangat sedikit hingga September tahun ini. Sementara itu, stok cabai rawit masih dalam keadaan aman, namun akan mengalami kekurangan mulai November hingga Desember 2024, karena beberapa daerah yang menjadi pusat produksi cabai mengalami kekeringan yang menyebabkan gagal panen, bahkan beberapa petani telah mengosongkan lahan mereka.
Rencana Pengenaan Tarif 200% untuk Impor Tiongkok Masih dalam Pembahasan
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan menyatakan bahwa pemerintah masih membahas pengenaan tarif impor yang lebih tinggi untuk berbagai produk dari Tiongkok. Ketika ditanya tentang pembahasan pengenaan tarif impor 200% untuk produk Tiongkok, ia mengatakan bahwa pembahasan masih dilakukan dengan kementerian terkait, yaitu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pembahasan mengenai tarif impor yang lebih tinggi untuk produk Tiongkok perlu dipertimbangkan oleh semua pihak, terutama Kementerian Perindustrian yang beranggapan bahwa hal tersebut harus dipertimbangkan dari hulu ke hilir. Produk-produk seperti serat dan tekstil dari Tiongkok membanjiri pasar Indonesia, yang juga berdampak pada industri dalam negeri yang memproduksi produk serupa.
Indonesia dan Tiongkok Perkuat Kerja Sama di Bidang Sumber Daya Manusia
Menteri Ketenagakerjaan sedang menjajaki peluang transfer kapasitas sumber daya manusia usia produktif dari Tiongkok. Dalam kunjungan kerja ke Shanghai International Training Center (SITC) pada hari Jumat, ia membahas potensi kerja sama. Indonesia akan bekerja sama dengan SITC, dengan fokus khusus pada pelatihan berbasis kompetensi di pusat pelatihan vokasi komunitas di seluruh Indonesia. Ia menyebutkan beberapa pekerjaan potensial yang akan dilakukan kedua belah pihak, yaitu mendukung pelatihan instruktur di Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) dan UPT
Indonesia Resmikan Smelter Tembaga Terbesar di Dunia, Perkuat Posisi Pemimpin Pertambangan
Indonesia telah menegaskan posisinya sebagai pemimpin global di bidang pertambangan dengan membangun smelter tembaga terbesar di dunia, yang baru saja diresmikan oleh PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Smelter ini tidak hanya yang terbesar dari jenisnya, tetapi juga menjadi simbol keseriusan Indonesia dalam mengoptimalkan sumber daya alamnya. Smelter ini menempati lahan seluas 100 hektar dan mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Dengan desain jalur tunggal terbesar di dunia, smelter ini tidak hanya memproduksi 600.000 ton katoda tembaga per tahun, tetapi juga menghasilkan sejumlah besar produk sampingan berharga seperti emas, perak, asam sulfat, dan gipsum. Langkah ini sejalan dengan