Xuzhou Medical University (XMU) dan Badan Standar Nasional (BSN) Indonesia menandatangani perjanjian kerja sama di Xuzhou untuk mendirikanLaboratorium Bersama China-Indonesia untuk Pengobatan Digital dan Kesehatan Aktif. Acara penandatanganan ini dihadiri oleh Wakil Menteri Kesehatan Indonesia, Sekretaris Jenderal Direktorat Jenderal Standar Indonesia, Ketua Serikat Pekerja Rumah Sakit Indonesia, serta pejabat terkait dari Departemen Pendidikan Provinsi Jiangsu dan Universitas Kedokteran Xuzhou. Sekretaris Komite Partai dari universitas tersebut mengatakan bahwa universitas akan mengambil langkah penelitian mandiri.Platform Layanan Jaringan dan Sistem Medis (MNSS)sebagai tumpuan digital untuk membangun Joint Lab menjadi sebuahAkselerator untuk internasionalisasi industri regionalSelain itu, mempromosikan perangkat medis dan layanan kesehatan Zona Ekonomi Xuzhou dan Huaihai ke laut, serta memberikan dukungan penuh untuk membangun ekosistem penelitian berkualitas tinggi.
Inspektur tingkat kedua dari Departemen Pendidikan Provinsi Jiangsu menegaskan hasil eksplorasi sekolah dan berharap bahwa laboratorium akan menciptakanBenchmarking Kerjasama Penelitian InternasionaldiPengakuan bersama atas standar medisdan bidang-bidang lain untuk menghasilkan hasil yang orisinil, membangun mekanisme pertukaran bakat dan mempercepat transformasi hasil penelitian ilmiah. Wakil menteri menyatakan bahwa laboratorium ini akan menjadiPlatform penetapan standar pengobatan digitalSekretaris Jenderal percaya bahwa laboratorium ini sesuai dengan transformasi kesehatan Indonesia dan visi "Indonesia Emas 2045" dan membantu membangun layanan kesehatan yang cerdas.
Perwakilan dari Xuzhou Medical University menandatangani nota kerja sama dengan pihak-pihak terkait di Indonesia, dan delegasi Indonesia juga mengunjungi rumah sakit yang berafiliasi dengan universitas tersebut dan Future Industry Science and Technology Park. Kerja sama ini mendorong kerja sama China-Indonesia dari sisiDocking standar menuju skenario pendaratanIni adalah inisiatif penting bagi universitas untuk menerapkan strategi internasionalisasi pendidikan, dan di masa depan akan memperdalam kerja sama dengan negara-negara di sepanjang "Belt and Road", dan membantu membangun jaringan "One Belt, One Road".Komunitas untuk Kesehatan dan Kebugaran Manusia.
© 版权声明
Artikel ini memiliki hak cipta dan tidak boleh direproduksi tanpa izin.