Buletin Industri
Indonesia dan AS menginvestasikan $8 miliar untuk membangun 17 kilang dalam kemitraan
Indonesia berencana membangun 17 kilang modular dalam kemitraan dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat, dengan total investasi sebesar $8 miliar (Rp 130 triliun), untuk memproses minyak mentah yang diimpor dari Amerika Serikat. Proyek ini merupakan bagian dari kesepakatan baru-baru ini antara Indonesia dan Amerika Serikat mengenai tarif impor...
Indonesia merencanakan 18 kilang minyak dengan total kapasitas 1 juta barel
Indonesia berencana untuk membangun kilang-kilang minyak dengan total kapasitas 1 juta barel per hari di 18 lokasi di Indonesia, bersama dengan fasilitas-fasilitas penyimpanan minyak di lokasi-lokasi yang sama. Proyek kilang minyak ini diperkirakan akan menelan investasi sebesar Rp 160 triliun dan fasilitas penyimpanan sebesar Rp 72 triliun. Proyek ini diharapkan dapat memberikan manfaat sosial...
Indonesia berencana menginvestasikan lebih dari enam triliun untuk mengembangkan delapan belas proyek hilir
Indonesia berencana untuk membangun proyek industri hilir batubara untuk mengubah batubara menjadi dimetil eter di enam lokasi sebagai bagian dari 18 proyek industri hilir dan ketahanan energi nasional, yang pra-studi kelayakannya telah selesai. Lokasi proyek tersebut terletak di Bulu...
Investasi Manufaktur Indonesia Melonjak, Prospek Lapangan Kerja Positif untuk Lebih dari 3 Juta Orang
Menurut Sistem Informasi Industri Nasional (NIIS) untuk paruh pertama tahun 2025, 1.641 perusahaan sedang membangun fasilitas produksi baru dengan investasi 803,2 triliun dong, yang diperkirakan akan menyerap 3,05 juta tenaga kerja.
Djarum meningkatkan kepemilikan saham SSIA lebih dari 400 juta saham selama tiga minggu
PT Dwimuria Investama Andalan, anak usaha Grup Djarum, terus menambah kepemilikan sahamnya di PT Surya Semesta Internusa Tbk (berkode saham SSIA). Peningkatan kumulatif sebanyak 426,4826 juta lembar saham SSIA selama tiga minggu terakhir membuat kepemilikan saham...
Singapura terus memperluas investasi di industri energi hijau Indonesia
Temasek Holdings (Temasek) terus memperluas jejak investasinya di Indonesia di berbagai sektor, termasuk energi hijau, perawatan kesehatan, telekomunikasi, ritel, dan banyak lagi, dengan dukungan penuh dari pemerintah Indonesia.2025 Pada tanggal 18 Juli, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa Indonesia telah memiliki data ekonomi yang cukup baik dan...
Raksasa bisnis Indonesia masuk ke industri properti dan layanan kesehatan
CEO Grup Djarum Indonesia menjelaskan masuknya grup ini ke sektor real estat industri dan layanan kesehatan melalui anak perusahaannya, Dwimuria Investama Andalan. Grup ini percaya bahwa sektor real estat industri dan layanan kesehatan memiliki potensi yang sangat besar untuk ...
Revaluasi valuasi didorong oleh tata letak strategis jangka panjang kawasan industri milik konglomerat besar
Masuknya konglomerat-konglomerat besar Indonesia ke dalam sektor kawasan industri merupakan strategi jangka panjang yang dapat menjadi katalisator positif dan bukannya proyek spekulatif, menurut profesor Keuangan dan Pasar Modal. Langkah korporasi ini berawal dari prospek yang baik dari kawasan industri, seperti kemungkinan menjadi...
Raksasa pengemasan asal Malaysia berinvestasi US$7 juta di pabrik Batang
Raksasa kemasan plastik asal Malaysia, Thong Guan Industries Berhad, telah menginvestasikan US$7 juta (Rp114 miliar) untuk membangun pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus Batang di lahan seluas 5,04 hektare, yang diharapkan dapat menciptakan 500 lapangan kerja...
Raksasa perusahaan Indonesia sering terjun ke bidang properti dan logistik
Dua konglomerat terbesar di Indonesia, Grup Djarum dan Grup Astra, semakin sering melakukan akuisisi di sektor properti dan logistik baru-baru ini, sebuah langkah yang dipandang sebagai tanda kuat dari keyakinan mereka terhadap prospek pemulihan ekonomi jangka panjang Indonesia. Astra International...
